KODIM 1605/BELU, Memasuki hari ke-20 Tahapan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi salah satu sasaran tambahan dari program TNI AD menunjukkan kemajuan yang signifikan. Progres pengerjaan fisik di lapangan saat ini tercatat sudah mencapai 70 persen, per 4 Agustus 2026.
Perbaikan RTLH ini merupakan contoh nyata dari kepedulian TNI AD dalam meringankan beban masyarakat yang hidup di daerah kurang beruntung, terisolir, dan kawasan perbatasan. TNI AD berkomitmen untuk memperbaiki taraf hidup warga tersebut melalui program ini.
Capaian yang berhasil ini disebabkan oleh semangat kerjasama yang kuat antara prajurit Satgas TMMD dan warga setempat. Meskipun dihadapkan pada cuaca yang tidak menentu dan tantangan dalam distribusi material, pelaksanaan pekerjaan tetap berjalan dengan efektif dan sesuai jadwal.
“Dengan penuh rasa syukur, kami menginformasikan bahwa berkat usaha keras prajurit dan kerjasama masyrakat, pengerjaan rumah sasaran tambahan sudah mencapai 70%. Saat ini, ada sembilan unit RTLH yang sudah memasuki tahap pengecatan, pemasangan atap, dan penyelesaian struktur rumah,” ungkap Komandan Satgas TMMD.