Pidie – Dalam rangka mewujudkan rumah yang layak huni, TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie juga memperkenalkan inisiatif pemberdayaan masyarakat fokus pada penguatan ketahanan pangan. Sebagai langkah tambahan, Satgas TMMD membangun kandang untuk ayam petelur, kolam untuk budidaya ikan lele, serta kebun sayur di area rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang terletak di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, pada Kamis (6/8/2026).
Dengan program ini, pihak penyelenggara berkomitmen untuk mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan pendidikan kepada masyarakat dalam mengoptimalkan penggunaan lahan pekarangan secara produktif agar dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga serta memperbaiki ekonomi rumah tangga.
Di sekitar lokasi rumah yang direhabilitasi, Satgas TMMD telah menyediakan berbagai jenis benih sayuran yang siap untuk ditanam, termasuk terong, cabai, kacang panjang, sawi, dan kangkung. Tanaman-tanaman tersebut dipilih karena mudah dibudidayakan dan memiliki potensi panen yang cepat serta nilai gizi dan ekonomi yang tinggi bagi masyarakat setempat.
Koordinator Lapangan TMMD ke-129, Lettu Inf Samsul Bahri, menyatakan bahwa program ketahanan pangan ini dirancang agar efek positif dari TMMD tidak hanya dirasakan dalam aspek pembangunan fisik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap melalui kandang ayam, kolam lele, dan kebun sayur ini, masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang ada untuk menciptakan sumber pangan dan pendapatan bagi keluarga. Kami ingin agar inisiatif ini dapat terus dikembangkan masyarakat secara mandiri setelah proyek TMMD selesai,” ujarnya.
Dandim 0102/Pidie selaku Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa fokus TMMD tidak hanya pada pembangunan infrastruktur, namun juga untuk membangun kemandirian masyarakat. “Ketahanan pangan merupakan program prioritas nasional. Oleh karena itu, melalui TMMD, kami mengintegrasikan pembangunan rumah layak huni dengan upaya penyediaan fasilitas berupa kandang ayam petelur, kolam ikan lele, dan kebun sayur. Kami berharap inisiatif ini menjadi contoh bagi masyarakat dalam memaksimalkan pekarangan mereka sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan keluarga,” tegas Dandim.
Dengan kerja sama antara Satgas TMMD dan masyarakat, program ini diharapkan tidak hanya berakhir setelah pembangunan selesai, melainkan menjadi warisan yang berkelanjutan, sehingga manfaatnya akan terus dinikmati oleh masyarakat dalam jangka waktu yang panjang.