BOJONEGORO, – Suara gemericik air dari ember plastik memecahkan kesunyian pagi di Dusun Kedungpandan, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Bagi banyak orang, menyelesaikan pekerjaan meratakan semen dan pengecoran dianggap sebagai titik akhir suatu proyek. Namun, bagi anggota TNI yang tergabung dalam Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, tindakan menyelesaikan pengecoran justru menandai awal baru dalam menjaga mutu hasil karya mereka agar tetap awet dan bermanfaat.
Di bawah sinar matahari yang terik pada Minggu (2/8/2026), personel Satgas TMMD berkolaborasi dengan masyarakat setempat untuk menyiram permukaan beton jalan yang baru saja dibangun. Aktivitas ini mungkin terlihat sepele, tetapi sangat penting dalam proses perawatan beton atau curing, yang bertujuan menjaga permukaan beton tetap lembap selama periode pengerasan.
Sesuai dengan penjelasan dari Komandan SST-1 Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, tahap perawatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral untuk memastikan infrastruktur publik yang dibangun memiliki daya tahan yang optimal. Letda Inf menyatakan, “Penyiraman yang teratur itu krusial agar beton mengeras dengan sempurna. Dengan cara ini, diharapkan jalan yang baik bisa memberi manfaat bagi masyarakat dalam jangka waktu yang lama.”
Ia juga menambahkan bahwa mutu suatu infrastruktur tidak hanya ditentukan saat adonan semen dicurahkan, tetapi juga dari komitmen untuk menjaga dan memelihara hasil pembangunan tersebut. “Keberhasilan bukan hanya ditentukan pada saat pembangunan, namun juga sangat dipengaruhi oleh proses perawatan pasca konstruksi,” imbuhnya dengan tegas.
Pengabdian penuh yang ditunjukkan oleh Kodim 0813 Bojonegoro mendapatkan respon positif dari pemerintah desa dan masyarakat sekitar. Jalan cor yang kini berdiri kokoh menjadi simbol perhatian dan perawatan serius dari para prajurit. Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyatakan rasa terima kasihnya kepada Satgas TMMD atas dedikasi mereka dalam membangun dan merawat jalan, berharap agar sarana ini dapat bertahan lama dan mendukung aktivitas perekonomian desa.
Aksi para prajurit yang menyiram jalan baru ini tidak hanya sekadar rutinitas, tetapi juga mencerminkan kebersamaan dan rasa saling peduli antara TNI dan masyarakat. Di Dusun Kedungpandan, jalan cor yang baru ini menjadi lebih dari sekadar infrastruktur, melainkan simbol kemanunggalan yang dibangun dengan kerja keras dan dedikasi untuk masa depan desa yang lebih cerah.