DESA TLEMANG – Suasana hangat terlihat jelas di lokasi proyek jalan rabat beton yang merupakan bagian dari program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129. Di tengah hiruk-pikuk para prajurit berseragam yang berdedikasi, terlihat warga setempat melintas perlahan dengan sepeda motor di sisi jalan yang masih memungkinkan untuk dilalui.
Kehangatan suasana semakin terasa ketika anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD 129 dengan sigap menghentikan pekerjaannya, menyapa, dan memberikan jalan bagi warga yang ingin lewat. Momen kecil namun berarti ini mencerminkan hubungan harmonis antara tentara dan masyarakat, di mana keduanya saling menghargai dalam proses pembangunan.
Aktivitas sehari-hari warga desa yang tidak terhenti meskipun proyek infrastruktur sedang berlangsung menunjukkan betapa pentingnya jalur tersebut bagi kehidupan mereka. Dalam situasi tersebut, sikap ramah para prajurit juga menciptakan suasana kerja yang positif, tidak kaku, dan penuh kehangatan, memperlihatkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD 129, Lettu Czi Jamil, menyatakan bahwa prinsip utama mereka adalah menjaga kenyamanan masyarakat selama proses pengerjaan. “Kami tidak ingin kegiatan warga terganggu. Momen ketika mereka melintas memberi kami kesempatan untuk bersilaturahmi, menyapa, dan menghormati mereka. Kami berterima kasih atas dukungan hangat dari warga Desa Tlemang,” ujarnya.
Sikap yang komunikatif dan santun dari para prajurit TNI dirasakan positif oleh masyarakat. Warga yang melintas mengungkapkan rasa aman dan dihargai saat melewati area proyek. Salah satu pengendara motor mengekspresikan rasa terima kasihnya terhadap sikap prajurit TNI yang selalu menyapa ramah, bahkan sampai membantu arus lalu lintas agar mereka dapat melintasi jalan dengan aman. Hal ini semakin menguatkan hubungan baik antara Satgas TMMD 129 dan masyarakat.