LAMONGAN, Pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia terus digalakkan demi mencapai pemerataan yang lebih baik. Proyek Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-129 yang diinisiasi oleh kodim 0812 Lamongan mencatat perkembangan yang positif dalam pembangunan jalan di Desa Tlemang. Saat ini, proses pengecoran jalan penghubung antar-dusun telah mencapai angka 70%, memberikan dampak signifikan bagi mobilitas dan perekonomian warga sekitar.
Jalan yang sebelumnya sering mengalami kerusakan, terutama saat hujan, kini mulai beralih menjadi jalur beton yang lebih kuat. Meskipun pengerjaan masih dalam tahap finishing, masyarakat Desa Tlemang sudah merasakan dampak perubahan dalam kehidupan sehari-hari mereka, seperti kemudahan dalam beraktivitas.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama antara anggota TNI dan warga setempat yang secara aktif berkontribusi di lapangan. “Keberhasilan mencapai 70% menunjukkan sinergi yang solid antara TNI dan masyarakat. Kami berkomitmen tidak hanya untuk meningkatkan infrastruktur fisik, tetapi juga untuk memberdayakan masyarakat Desa Tlemang dengan akses yang lebih baik dan aman,” tutur Komandan Satgas TMMD ke-129 kodim 0812 Lamongan.
Perbaikan jalan ini langsung berpengaruh pada ekonomi lokal, terutama bagi warga yang sebagian besar bekerja di sektor pertanian. Proses pengangkutan hasil pertanian kini menjadi lebih cepat dan biaya logistik pun lebih rendah. “Dulu sangat sulit membawa hasil panen keluar desa, terutama saat jalan licin. Sekarang semua jadi lebih mudah, dan kami berterima kasih kepada Satgas TMMD,” ungkap Bapak Sukio, salah satu warga Desa Tlemang.
Dengan sisa 30% dari proyek yang mencakup peninggian bahu jalan dan perapian, Satgas TMMD optimis akan menyelesaikan proyek ini sesuai jadwal. Setelah rampung, jalan ini diharapkan akan semakin meningkatkan konektivitas, membuka akses pendidikan dan layanan kesehatan yang lebih baik, serta memberikan dorongan pada ekonomi Desa Tlemang dan sekitarnya. (Pendim0812)