LAMONGAN — Kebahagiaan terpancar jelas di wajah Ibu Kemi, pemilik rumah sederhana yang kini tengah mengalami perubahan signifikan. Dulu, kediamannya dianggap tidak layak huni dan lapuk, tetapi kini memasuki tahap akhir renovasi dengan dimulainya pengecatan rumah dalam program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) oleh anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0812/Lamongan.
Dengan telah selesainya proses perbaikan struktur yang melelahkan termasuk pembongkaran fondasi dan pemasangan dinding bata, kini para prajurit TNI mulai mengaplikasikan cat hijau yang menjadi ciri khas dalam menghiasi setiap sudut rumah Ibu Kemi. Warna cat tersebut bukan hanya untuk penampilan, melainkan juga menyiratkan harapan baru bagi keluarga yang selama ini tinggal di rumah yang tidak layak.
Komandan Satgas TMMD ke-129, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menjelaskan bahwa pengecatan merupakan langkah penting menuju penyelesaian rumah impian. “Kami bertekad memastikan Ibu Kemi memiliki tempat tinggal yang tidak hanya kokoh, tetapi juga nyaman dan layak huni. Setiap sentuhan kuas ini sebagai dedikasi bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Di lapangan, suasana kerja bakti terlihat jelas, terasa kekompakan antara para prajurit dan warga setempat. Dengan peralatan cat seperti kuas dan rol, mereka saling bantu dalam melaksanakan tugas, diselingi canda tawa yang menghangatkan suasana meski terik matahari menyengat. Ibu Kemi mengungkapkan rasa syukurnya atas perubahan yang terjadi pada rumahnya, “Saya tidak pernah menyangka rumah saya bisa seindah ini. Terima kasih kepada anggota TNI Kodim Lamongan yang telah membantu saya,” ungkapnya dengan penuh haru. Program TMMD ke-129 berkomitmen untuk mendukung pembangunan di desa, menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan kebahagiaan nyata.