KONUT- Pelaksanaan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam rangka TMMD ke-128 Kodim 1430/Konawe Utara di Desa Amolame berlangsung dengan suasana yang ceria. Warga menunjukkan semangatnya serta ikut menambahkan kesan positif dengan tawa saat terlibat dalam proses pembangunannya bagi rumah Hasruddin (40), seorang petani lokal pada Sabtu (28/4/2026).
Di bawah arahan Kepala Tukang, Serda Anton, masyarakat terlihat sangat antusias menjajal peran baru sebagai ‘tukang’ dadakan. Mereka yang biasanya hanya beraktivitas di ladang, kini menggenggam peralatan seperti palu dan sendok semen—walau masih terlihat bingung membedakan antara semen dan pasir.
“Yang penting kita semangat, hasilnya urusan belakang. Yang terpenting adalah rumah ini berdiri, bukan kita yang roboh,” ungkap salah satu warga sambil tertawa, yang langsung disambut olahan tawa dari rekan-rekannya.
Serda Anton pun dengan sabar membimbing para warga yang bersemangat ini. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci sukses program TMMD ini. “Meskipun ada yang baru belajar, semangat dan kerjasama dalam membantu inilah yang menjadi fokus utama,” tegasnya.
Hasruddin sendiri tampak sangat terharu melihat masyarakat datang membantu pembangunan rumahnya. Dia merasa sangat terbantu, terutama dengan hadirnya warga yang menyempatkan waktu di tengah kesibukan bertani mereka.
TMMD ke-128 tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik saja, melainkan juga memperkokoh ikatan antara TNI dan komunitas lokal. Proses pembangunan di Desa Amolame ini membuktikan bahwa segala sesuatunya akan terasa lebih mudah jika dilakukan bersama, sekaligus diselingi dengan humor untuk memberikan kesan yang tak terlupakan.