BOJONEGORO, – Keceriaan tampak terlihat jelas di wajah masyarakat Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro pada Sabtu (1/8/2026).
Saat ini, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 yang diprakarsai oleh Kodim 0813/Bojonegoro sudah memasuki fase tengah, dan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Kini, kemajuan pembangunan fisik sudah mencapai antara 70 hingga 90 persen, dan beberapa rumah yang mendapatkan bantuan telah hampir selesai dan siap untuk dihuni.
Untuk mendorong kelancaran dan efisiensi proses, anggota Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro bekerja sama dengan masyarakat setempat dengan penuh dedikasi.
Salah satu kegiatan yang dilakukan mencakup distribusi bahan bangunan, seperti pintu, yang dicatat pada unit-unit RTLH yang telah dibangun.
Meski kendala akses jalan yang sulit dihadapi di pemukiman yang padat, semangat prajurit tidak padam.
Dari titik pengumpulan utama di depan SD Negeri Kesongo 1, bahan bangunan dipindahkan dari truk besar ke kendaraan tiga roda (motor Viar TMMD) agar bisa menjangkau lokasi-lokasi yang sempit dan tidak bisa diakses mobil.
“Kami memilih menggunakan kendaraan roda tiga karena banyak rumah penerima RTLH terletak di gang yang sempit. Menggunakan mobil besar akan sangat sulit, sehingga material kami angkut dengan roda tiga untuk memastikan semuanya sampai dengan aman,” jelas Prada Furgensio Tardeli Mitang yang terlibat langsung dalam pengangkutan.
Prada Furgensio juga menekankan bahwa pengiriman material dilaksanakan secara bertahap dan terencana sehingga proses pemasangan pintu hingga tahap akhir dapat diselesaikan tepat waktu, tanpa mengganggu jalan yang dilalui warga lainnya.
Program rehabilitasi RTLH merupakan salah satu fokus utama dalam TMMD ke-129 di Desa Kesongo.
Lebih dari sekadar pekerjaan fisik, program ini mengusung misi untuk menciptakan hunian yang lebih sehat, aman, dan layak bagi warga yang menerima bantuan.
Keberhasilan ini ialah hasil kerjasama yang solid antara TNI (Kodim 0813/Bojonegoro) sebagai penggerak utama, Pemerintah Daerah sebagai lembaga pendukung, serta relawan dan masyarakat Desa Kesongo yang bekerja sama dalam semangat gotong-royong.
Dengan selesainya tahap akhir bangunan, rumah-rumah yang diimpikan ini akan segera diserahkan, memberikan rasa aman dan nyaman untuk keluarga penerima di desa tersebut.